Kamis, 18 Agustus 2011

Indahnya Kebersamaan

Manusia diciptakan dengan bentuk fisik, warna kulit, budaya, pandangan dan agama atau keyakinan yang berbeda-beda. Namun dengan adanya segala perbedaan tersebut, mereka diharapkan mampu untuk saling mengenal dan menghormati satu sama lain. Setiap orang mencari kedamaian dan keharmonisan, karena inilah yang kurang dalam kehidupan kita. Dari waktu ke waktu kita semua mengalami gejolak, gangguan, ketidakharmonisan, penderitaan; dan ketika seseorang menderita karena bergejolak, seseorang tidaklah menyimpan gejolak ini untuk seorang diri saja. Ia juga akan membagikannya ke orang lain. Gejolak akan menyelimuti atmosfir di sekeliling orang yang menyedihkan tersebut. Setiap orang yang berhubungan dengannya juga menjadi terganggu dan bermasalah. Ini pastilah bukan jalan yang tepat untuk hidup. Seseorang seharusnya hidup dalam damai dengan dirinya sediri, dan dengan orang lain. Lagipula, manusia adalah makhluk sosial. Ia perlu hidup dalam masyarakat, untuk hidup dan berhubungan dengan yang lain. Bagaimanakah kita hidup dengan penuh kedamaian? Bagaimanakah kita tetap harmonis dengan diri kita sendiri dan memelihara kedamaian dan keharmonisan di sekeliling kita, sehingga yang lain juga hidup dalam kedamaian dan penuh dengan keharmonisan?

Manusia memang tidak semata-mata makhluk individu, tapi juga merupakan makhluk sosial. Faktanya, seseorang memang tidak bisa hidup sendirian. Mereka satu sama lain harus selalu bermitra dalam mencapai kebaikan bersama.

Islam bahkan memerintahkan segenap manusia untuk senantiasa berjamaah dan berlomba dalam berbuat kebaikan. Sebaliknya, Islam melarang manusia bersekutu dalam melakukan dosa dan permusuhan. "Bertolong-tolonganlah kamu dalam berbuat kebaikan dan takwa dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah sangat berat siksa-Nya." (QS al-Maidah [5]:2)Setiap orang tentu ingin hidup rukun dan harmonis dengan tetangganya.

Hanya orang-orang yang memiliki penyakit hati saja yang mungkin menolak suasana hubungan harmonis itu. Keharmonisan hubungan bertetangga sebenarnya amat penting. Sebab kekuatan sendi-sendi sosial suatu masyarakat, sangat ditentukan oleh keharmonisan hubungan antarwarganya. Sebaliknya, bila dalam suatu komunitas terjadi disharmoni hubungan antaranggotanya, maka akan melemahkan sendi-sendi sosial komunitas tersebut.Pandangan dasar inilah yang akan melahirkan sikap toleransi pada masing-masing pemeluk agama. Mereka saling menghormati keyakinan agama kelompok masyarakat lainnya. Bahkan dalam hal keduniawian, mereka bekerja sama dengan erat. Keberagaman atau perbedaan dalam masyarakat, baik warna kulit, budaya, ataupun agama, menunjukkan bahwa kehidupan bermasyarakat bersifat universal. Karena itu, perbedaan ini, khususnya agama, tak semestinya menghalangi anggota masyarakat tetap bersifat toleran. toleransi ini sangat dibutuhkan dalam sebuah masyarakat yang memiliki keberagaman. Dalam hal ini, setiap anggota masyarakat bukan berarti meleburkan keyakinannya dengan keyakinan anggota masyarakat lainnya. Mereka dapat terus memupuk keyakinan agamanya, namun tetap menghormati keberadaan keyakinan agama lainnya. Mereka juga tak memaksakan keyakinan itu kepada anggota masyarakat lainnya.Pasalnya, perbedaan yang muncul di dalam masyarakat pada dasarnya merupakan fakta kehidupan yang tidak dapat dihindari. Namun perbedaan seharusnya tidak menjadi penghambat dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kedamaian. Keharmonisan dapat terjadi bukan karena tidak ada perbedaan, tetapi keharmonisan tercipta melalui sikap kita yang menerima, memahami, dan menyikapi secara positif setiap perbedaan yang ada. Kehidupan yang harmonis dan damai didambakan oleh setiap umat manusia di muka bumi ini.

Jadi, perbedaan itu merupakan anugerah yang harus dikelola dengan baik oleh setiap manusia. Ini berarti, perbedaan tidak semestinya melahirkan kesalahpahaman atau bahkan pertikaian di dalam masyarakat. "Kuncinya, setiap kelompok masyarakat harus memandang bahwa perbedaan memang tak bisa dihindarkan," tandasnya.

Oleh karena itu kita harus bersama-sama melakukan upaya yang baik untuk mewujudkannya. Bila masyarakat memiliki pandangan yang sama bahwa mereka diciptakan dalam kondisi yang berbeda, maka tak akan ada konflik akibat perbedaan itu. Sebagai anggota masyarakat yang majemuk, kita dapat memulai dari diri sendiri agar dapat mewujudkan hidup harmonis.

Nama : Achmad Aries Bastoni

Kelompok : 8 (Iraq)

Nama Gelar : Kut

Kamis, 25 Maret 2010

Belajar Bahasa Jepang Yuk! (Pengenalan Diri)

Kamu baru saja tiba di Jepang. Kamu siap untuk satu petualangan yang hebat!

Tapi, dengan semua persiapan untuk perjalanan ini, kamu lupa satu detail kecil. Orang pertama yang kamu temui tersenyum sambil membungkuk, dan mengatakan sesuatu kepada kamu dalam bahasa Jepang.

"Apa?"

Kamu bingung. Kamu tersenyum dan ikut membungkuk... tapi apa yang dia katakan? Dia kembali tersenyum dan mengulangi apa yang dia katakan sebelumnya. Lagi-lagi dalam bahasa Jepang.

Kamu ingin sekali ngomong sesuatu, tetapi kamu terus membungkuk dan tersenyum karena kamu tidak tahu cara untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang. Berapa banyak orang yang kamu pikir kamu akan bertemu di Jepang tanpa mengetahui dasar perkenalan dalam bahasa Jepang?

Video pelajaran bahasa Jepang berikut ini akan memberitahu kamu bagaimana untuk memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang. Sensei Hiroko (yang cantik) akan mengajarkan kamu secara halus dan lembut melalui lafal dari setiap kata dalam bahasa Jepang.

Hanya dalam waktu tiga menit, kamu pasti sudah bisa memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang. Ayo belajar bareng!




Hajime mashite = Senang bertemu dengan anda (untuk pertama kali bertemu)

Watashi wa [____] desu = Nama saya adalah [____]

Yoroshiku onegai shimasu = Senang bertemu dengan anda

TOP 10 ANIME MOVIE DI JEPANG

Hai sobat dah lama ga' ngeluarin postingan.
Gua mau ngasih tau tentang top 10 anime movie di Jepang ni..
1. Fullmetal Alchemist (TV)
2. Cowboy Bebop (TV)
3. Neon Genesis Evangelion (TV)
4. Death Note (TV)
5. Princess Mononoke (movie)
6. Spirited Away (movie)
7. Bleach (TV)
8. Mobile Suit Gundam (TV)
9. Ghost in the Shell: Stand Alone Complex (TV)
10. Pokémon: The Rise of Mewtwo (movie)


coba aja cari filmnya,,dijamin 100% seru..

KULIAH DI JEPANG

PROGRAM SARJANA ( S-1 )

Masa studi program sarjana reguler adalah 4 tahun, kecuali untuk jurusan kedokteran, kedokteran gigi,jurusan farmasi di beberapa universitas dan kedokteran hewan 6 tahun. Di samping program reguler tsb, di beberapa universitas ada pula program non-reguler yang disebut program mahasiswa pendengar (choukousei) dan mahasiswa pengumpul kredit (kamokutourishuusei) . Di samping program jangka panjang untuk meraih gelar, ada pula program jangka pendek non-gelar. Perkuliahan di lembaga pendidikan tinggi di Jepang umumnya diselenggarakan dalam Bahasa Jepang sebagai bahasa pengantarnya, kecuali di beberapa universitas tertentu. Biaya kuliah di Jepang relatif lebih murah dibandingkan biaya kuliah di Amerika dan Inggris. Selain itu terdapat sistem keringan biaya hidup bagi mahasiswa asing dan tersedia banyak beasiswa bagi mahasiswa asing. Berikut rata-rata biaya kuliah untuk tahun pertama, meliputi uang masuk, biaya kuliah, uang penggunaan fasilitas, peralatan di kampus dsb ( uang masuk hanya dibayar pada tahun ke-1 saja ).

RATA-RATA BIAYA KULIAH TAHUN PERTAMA US$:110 yen ( Sumber Data : MEXT )


PERSYARATAN MASUK

1. Telah menyelesaikan 12 tahun masa pendidikan di luar negeri termasuk syarat telah selesai pendidikan dasar dan menengah SD~SLTA -Telah menyelesaikan 12 tahun masa pendidikan di Lembaga pendidikan Menengah Asing di Jepang dan telah berusia 18 tahun (*1)

2. Telah berusia 18 tahun dan menyelesaikan “Program Pendidikan Persiapan Masuk Universitas” di lembaga-lembaga yang telah ditentukan bagi siswa dengan masa pendidikan menengahnya 10 atau 11 tahun

3. Lulus dan mendapatkan sertifikat di negaranya yang setara dengan "Certificate for Students Achieving Proficiency Level of Upper Secondary School Graduates" di Jepang.

4. Memiliki kemampuan akademis setara atau lebih dibandingkan dengan lulusan SLTA lainnya untuk masuk ke universitas di Jepang.
a). Telah berusia 18 tahun dan memiliki kualifikasi dalam “The International Baccalaureate “ atau “The Abitur in Germany” .
b). Telah berusia 18 tahun dan telah menyelesaikan pendidikan selama 12 tahun di lembaga pendidikan Asing yang telah menerima akreditasi lembaga evaluasi internasional seperti WASC, ACSI,ECIS (*2)

5. Telah berusia 18 tahun dan memiliki kemampuan akademis yang setara/lebih dengan mengacu pada siswa yang telah lulus dari SLTA melalui ujian universitas tersendiri yang diadakan di universitas masing-masing.
Keterangan mengenai point *1, *2 silahkan lihat website MEXT


PELAMARAN

Pada umumnya formulir pendaftaran universitas di Jepang untuk periode masuk April dikeluarkan sekitar bulan Juni ~ Agustus setiap tahun. Ada juga universitas yang memiliki masa periode masuk pada semester akhir (September atau Oktober).
Dokumen yang harus diajukan berbeda-beda tergantung universitas, tetapi pada umumnya sbb :
1. Formulir pendaftaran (disediakan universitas)
2. Daftar riwayat hidup
3. Ijazah SLTA (bukti kelulusan atau akan lulus)
4. Transkrip nilai SLTA
5. Surat rekomendasi dari kepala sekolah asal
6. Surat keterangan kesehatan
7. Pasfoto
8. KTP warga asing (jika berdomisili di Jepang)
9. Surat keterangan penjamin (bila diperlukan)
Konfirmasikan langsung ke universitas yang diminati karena dokumen-dokumen yang diperlukan kadang berbeda. Luangkanlah cukup waktu untuk melakukan proses pendaftaran apabila dilakukan dari luar Jepang.




UJIAN MASUK

Ujian masuk universitas di Jepang biasanya dilaksanakan dengan penggabungan beberapa metode seleksi diantaranya : Seleksi dokumen, Ujian akademik yang diselenggarakan oleh universitas yang bersangkutan, Wawancara, Menulis karangan/Essay, Ujian EJU (Examination for Japanese University Admission for International Students ), Ujian JLPT ( Japanese Language Proficiency Test ), Ujian dari The National Center Test for University Admissions di Jepang.

Informasi mengenai jadwal ujian masuk setiap universitas, mata ujian, serta penggunaan hasil EJU bisa ditanyakan langsung ke universitas yang diminati.

(1) Examination for Japanese University Admission for International Students (EJU)
EJu adalah ujian masuk universitas di Jepang ( program Sarjana dll ) bagi mahasiswa asing biaya sendiri yang diselenggarakan oleh JASSO. EJU diselenggarakan 2 kali setiap tahun yaitu pada bulan Juni dan November di 15 kota di Jepang dan di 16 kota di luar Jepang yaitu di India (New Delhi),Indonesia (Jakarta dan Surabaya),Korea (Seoul, Bussan), Srilanka ( Colombo), Singapore, Thailand (Bangkok), Taiwan(Taipei),Philipina (Manila),Viethnam (Hanoi,Ho Chi Minh), Malaysia (Kuala Lumpur),Myanmar (Yangoon), Mongolia(Ulan Bator), Rusia (Vladivostok).

Mata ujian meliputi “Japanese as a Foreign Language”, “Science” (pilih 2 di antara fisika, kimia, dan biologi), “Japan & the World” (ilmu pengetahuan umum tentang Jepang dan dunia), serta “Mathematics” memilih tipe 1 atau 2. Bahasa pengantar ujian menggunakan Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris. Peserta memilih mata ujian dan bahasa pengantar ujian sesuai ketentuan yang ditetapkan universitas di Jepang yang akan dimasukinya ( Kecuali mata ujian Japanese as a Foreign Language hanya dalam bahasa Jepang).

Hasil EJU ini akan diberitahukan kepada pihak universitas yang dituju apabila ada permintaan dari pihak universitas tsb.Mahasiswa asing boleh mengikuti EJU berkali-kali, akan tetapi yang akan digunakan adalah 4 kali yang terbaru. Dan hasil EJU yang bisa diberikan ke pihak universitas uang dituju hanya 1 kali dari 4 kali tsb dan tidak bisa menyerahkan hasil nilai EJU tahun yang berbeda-beda untuk masing-masing mata ujian EJU.

Untuk pendaftaran EJU selain bisa dilakukan di kantor JASSO - JEIC, Jakarta ( Gedung Summitmas Tower 1, Lantai 2 Tel.021-252-1912 ) juga bisa dilakukan di Lembaga Pelaksana EJU dibawah ini:

1.Universitas Indonesia (Pusat Studi Jepang) Kampus UI Depok, 16424 Tel. 021-786-6547 Email :eju_indonesia@yahoo.com

2.International Multicultural Center Jl.Sumatera 92 C, Surabaya 60281 Tel.031-501-9051 Email : info@imccgroup.com

Beberapa lembaga pendidikan memakai hasil EJU dan memberikan izin masuk universitas sebelum kedatangan di Jepang, daftar lembaga pendidikan tersebut bisa dilihat disini

(2) Japanese Language Proficiency Test ( JLPT )

Ujian ini diselenggarakan guna mengevaluasi dan menilai kemampuan berbahasa Jepang mahasiswa asing yang mempelajari bahasa Jepang. Dilaksanakan setiap Desember. ( Di dalam Jepang 21 kota, Luar Jepang 50 negara, 138 kota)

Apabila EJU tidak dilaksanakan di negara tersebut maka beberapa universitas masih memakai hasil JLPT sebagai salah satu syarat dokumen seleksi masuk mahasiswa program sarjana/S-1. Selain itu ada juga universitas yang mewajibkan calon mahasiswa asing mengikuti JLPT sebagai salah satu syarat dokumen seleksi masuk program pasca sarjana (master/S-2 dan doktor/S-3).

(3) The National Center for University Entrance Examination
Ujian ini diperuntukkan bagi mahasiswa Jepang yang berminat memasuki program sarjana di universitas negeri,universitas lokal publik dan di beberapa universitas swasta tertentu.Namun demikian calon mahasiswa asing umumnya dibebaskan dari kewajiban ini kecuali bagi mereka yang akan memasuki jurusan tertentu (umumnya jurusan kedokteran dan kedokteran gigi) masih diwajibkan mengikuti ujian ini. Informasi lebih lanjut tentang ujian ini bisa dilihat disini


PROGRAM BERGELAR DALAM BAHASA INGGRIS

Meskipun jumlahnya masih sedikit, beberapa universitas menyelenggarakan program dalam bahasa Inggris. Untuk melihat daftar universitas penyelenggara program bergelar dalam Bahasa Inggris bisa dilihat disini




MAHASISWA PENDENGAR DAN MAHASISWA PENGUMPUL KREDIT

Mahasiswa Pendengar dan Mahasiswa Pengumpul kredit bukan merupakan program reguler untuk mendapatkan gelar.Mahasiswa Pendengar mengikuti beberapa mata kuliah tertentu tetapi kredit mata kuliah tsb tidak diakui. Sedangkan Mahasiswa Pengumpul Kredit mengikuti beberapa mata kuliah tertentu dan kredit mata kuliah tsb diakui. Untuk memperoleh status “College Student” (ryuugaku) dalam program non-reguler ini mahasiswa harus mengikuti perkuliahan lebih dari 10 jam/minggu (600 menit) sesuai peraturan keimigrasian.


PROGRAM EKSTENSI KE PROGRAM S-1 DI UNIVERSITAS

Program ekstensi bukanlah program umum di Jepang. Yang bisa mengikuti program ekstensi adalah lulusan program Junior College (Tanki daigaku), lulusan program College of Technology (koutou senmongakkou),lulusan Professional Training College ( Senmonggakkou), mahasiswa tingkat 1 atau 2 dan lulusan program S-1 suatu universitas yang ingin mengikuti program ekstensi ke universitas lain untuk ganti jurusan. Meskipun program tsb memungkinkan, terkadang universitas tidak menyelenggarakan perekrutan program tsb setiap tahun dan tidak terbuka untuk semua fakultas. Silakan hubungi universitas yang diminati untuk mengetahui kemungkinan ada atau tidaknya program ini.




PROGRAM STUDI JANGKA PENDEK
Program studi jangka pendek umumnya berlangsung selama kurang dari 1 tahun dan bisa diikuti melalui program pertukaran mahasiswa kerjasama antar universitas dan tanpa melalui kerjasama antar universitas atau program studi jangka pendek lainnya.

Cakupan program ini bermacam-macam, seperti :
1. Tingkatan : a) Program sarjana b) Program pasca sarjana
2. Bahasa pengantar perkuliahan : a) Hanya bahasa Jepang b)Hanya bahasa Inggris c) Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris
3. Mata kuliah : a) Bahasa Jepang b) Studi kejepangan c) Sosial-humaniora d) Ilmu pengetahuan alam e) Sains-teknologi
Beberapa universitas membuka kelas khusus bagi mahasiswa asing program studi jangka pendek sementara universitas lain menggabungkan program ini dengan program reguler lainnya. Status mahasiswa pun bermacam-macam, bisa sebagai mahasiswa program pertukaran, mahasiswa pendengar, atau mahasiswa pengumpul kredit, dsb.

Program Pertukaran adalah program studi jangka pendek selama 1 semester sampai 1 tahun bagi mahasiswa asing yang masih berstatus mahasiswa di universitas asalnya melalui program pertukaran mahasiswa antar universitas dan bertujuan mendapatkan kredit dari mata kuliah yang telah diambil di Jepang.Silakan tanyakan kepada pihak berwenang di kampus Anda perihal cara pendaftaran, biaya yang diperlukan dsb karena program ini bisa diikuti melalui pendaftaran di universitas Anda.


SYARAT KELULUSAN

Untuk lulus program sarjana mahasiswa asing harus belajar di universitas selama 4 tahun (6 tahun untuk jurusan kedokteran, kedokteran gigi, dan kedokteran hewan) dan mengambil sejumlah kredit yang telah ditentukan. Umumnya universitas mewajibkan mahasiswa mengambil lebih dari 124 kredit (kecuali jurusan kedokteran dan kedokteran gigi lebih dari 188 kredit,jurusan farmasi( di universitas tertentu) 186 kredit dan jurusan kedokteran hewan lebih dari 182 kredit). Lulusan program ini berhak atas gelar “Sarjana (Gakushi )”.

Kamis, 14 Januari 2010

Twitter Perdana Menteri Jepang

Ternyata para pejabat pemerintahan Jepang tak mau ketinggalan juga tentang teknologi. Salah satunya PM Jepang, Hatoyama Yukio yang telah membuat blog dan Twitter pribadi,coba lihat aja di http://twitter.com/hatoyamayukio. Dan juga blognya http://hatocafe.kantei.go.jp/
Dalam postingannya,PM Jepang menjelaskan tentang apa yang terjadi dalam pemerintahannya,pokonya kunjungi aja deh twitter dan blog PM jepang dari pada internetan ga' jelas ^^

Berhati - Hatilah Chikan (Hidung Belang Peraba Wanita)

Penduduk Jepang yang terkenal dengan kepintarannya dan semangatnya yang tinggi,ternyata banyak juga penduduknya yang genit dan suka colek-colek wanita. Oleh karena itu telah dimulai skema untuk memerangi para pria hidung belang yang suka meraba wanita dengan memasang kamera dalam gerbong kereta.

Perusahaan East Japan Railway Co (JR East) berupaya untuk menindak siapapun yang masih berani meraba-raba bokong para gadis yang berada di gerbong kereta.

Beberapa gerbong kereta akan dipasang dua kamera keamanan dengan rencana untuk memperluas sistem ini ke seluruh jaringan kereta Tokyo setelah mengkajinya beberapa bulan.

Kamera akan terus-menerus merekam keadaan dalam gerbong kereta, mengawasi dengan cermat setiap tindakan asusila yang terjadi. Ketika ditanya mengenai pendapatnya, sebagian besar penumpang (terutama wanita tentu saja) menyatakan bahwa mereka mendukung penuh adanya pemasangan kamera keamanan ini.

Sebagian kecil penumpang meragukan efektivitasnya. Kita lihat saja apakah para maniak bisa tambah kreatif?

Semangat Kerja Orang Jepang

Anda pernah melihat sekelompok semut atau tawon? Nah, begitulah kira-kira situasi kantor pemerintahan daerah di Jepang. Tidak ada “semut” atau “tawon” yang diam termangu, apalagi membaca koran; seluruh karyawan kantor senantiasa bergerak, dari saat bel mulai kerja hingga pulang larut malam. Semua mengerti tugas dan kewajiban masing-masing, sebagaimana semut atau tawon. Tak habis pikir, saya tatap dalam-dalam “semut-semut” yang sedang bekerja tersebut; kadang kala saya curi pandang: jangan-jangan mereka sedang ber-internet ria seperti kebiasaan saya di kampus J.

Ingin saya mengetahui makanan apa gerangan yang dikonsumsi para pegawai itu sehingga mereka sanggup berjam-jam duduk, berkonsentrasi, dan menatap monitor yang bentuknya tidak berubah tersebut. Tata ruang kantor khas Jepang: mulai pimpinan hingga staf teknis duduk pada satu ruangan yang sama – tanpa sekat; semua bisa melihat bahwa semuanya bekerja. Satu orang membaca koran, pasti akan ketahuan. Aksi yang bagi saya dramatis ini masih ditambah lagi dengan aksi lari-lari dari pimpinan ataupun staf dalam melayani masyarakat.

Ya, mereka berlari dalam arti yang sesungguhnya dan ekspresi pelayanan yang sama seriusnya, melayani dengan cepat, tanggap dan ramah. Wajah mereka akan menatap anda dalam-dalam dengan pola serius utuh diselingi dengan senyuman. Berdasarkan penelitian rekan dari Yuli Setyo mengatakan bahwa gaji mereka – para “semut” tersebut – tidak bisa dikatakan berlebihan. Sesuai dengan standard upah di Jepang. Mereka memiliki kebanggaan berprofesi sebagai abdi negara; kebanggaan yang menutupi penghasilan yang tidak berbeda dengan profesi yang lain.

Menyandang status mahasiswa, saya mendapatkan banyak kemudahan dan fasilitas dari Pemerintah Jepang. Untuk mengurus berbagai keringanan tersebut, saya harus mendatangi kantor walikota (shiyakusho) setempat. Beberapa dokumen harus diisi; khas Jepang: teliti namun tidak menyulitkan. Dalam berbagai kesempatan saya harus mengisi kolom semacam: apakah anda melakukan pekerjaan sambilan (arubaito = part time job), apakah ada tanggungan anak dan anak anda tinggal bersama anda (untuk mengurus tunjangan anak), dan sebagainya. Dan dalam banyak hal, pertanyaan-pertanyaan tersebut cukup dijawab dengan lisan: ya atau tidak. Tidak perlu surat-surat pembuktian dari “RT, RW, Kelurahan” dan sebagainya. Saya percaya bahwa sistem yang baik selalu mensyaratkan kejujuran.

Sistem berlandaskan kejujuran akan cepat maju dan meningkat sekaligus sangat efisien. Mengetahui bahwasanya saya adalah orang asing yang agak kurang lancar berbahasa Jepang, saya mendapatkan “fasilitas” diantar kesana-kemari pada saat mengurus berbagai dokumen.

Hal ini terjadi beberapa kali. Seorang senior saya pernah mengatakan, begitu anda masuk ke kantor pemerintahan di Jepang, maka semua urusan akan ada (dan harus ada) solusinya. Lain hari saya membaca prinsip “the biggest (service) for the small” yang kurang lebih bermakna pelayanan dan perhatian yang maksimal untuk orang-orang yang kurang beruntung.

Pameo “kalau ada yang sulit, mengapa dipermudah” tidak saya jumpai di Jepang. Pada suatu urusan di kantor walikota (shiyakusho), waktu itu saya hendak mengurus asuransi kesehatan baru karena saya berpindah tempat tinggal di Ashiya yang semula di Kobe. Saya sudah mengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan KTP baru yang berdomisili di Ashiya. Dan itu tidak perlu mengganti KTP yang benar-benar baru, cukup dengan menuliskan alamat tempat tinggal baru di balik KTP tersebut, sungguh gampang dan tentunya tidak perlu membayar seperti di tanah air tercinta.

Kembali ke urusan asuransi kesehatan, waktu itu saya diminta untuk menyerahkan beberapa berkas untuk pengurusan asuransi kesehatan, kemudian saya mengatakan bahwa saya sudah pernah, di masa yang lalu, menyerahkan surat yang sama sewaktu di Kobe. Saya sudah siap dan pasrah seandainya mereka menjawab bahwa saya harus mengurus kembali surat tersebut ke kantor kecamatan sebelum saya pindah ke kota Ashiya ini. Agak tertegun sekaligus lega mendapat jawaban bahwa staf divisi tersebut akan mendatangi divisi lain tempat saya pernah menyerahkan dokumen tersebut sekian bulan yang lalu. Dia akan mengkopinya dari sana. Ambil jalan yang mudah, namun tetap mengedepankan ketelitian. Itulah yang saya jumpai di Jepang.

Sebuah paradigma bekerja di Jepang “Bila anda datang ke kantor pada pukul 09.00 (jam resmi masuk kantor di Jepang) dan pulang pada pukul 17.00 (jam resmi pulang kantor di Jepang), maka atasan dan kawan-kawan anda akan mengatakan bahwa anda tidak memiliki niat bekerja”. Saya membuktikan pameo tersebut, karena setiap hari saya bersepeda pancal melintasi kantor walikota (shiyakusho). Sangat mudah diamati karena kantor walikota tersebut terletak persis di seberang jalan dimana saya biasa bersepeda melewati jalan itu. Sebagian besar lampu di kantor itu masih menyala hingga pukul 20.00. Dan beberapa kali saya jumpai staf kantor tersebut memasuki stasiun kereta, juga sekitar pukul 20.00. Hal ini berarti, mereka semua memiliki niat bekerja – versi Jepang.

Rabu, 04 November 2009

Kimono,Kebaya Orang Jepang


Kalau di Jawa ada Kebaya, kalau di Jepang ada Kimono, yah Kimono pakaian traditional Jepang yang sangat khas dan tersohor diseluruh negeri, baik wanita, pria bahkan anak-anak dijepang sudah sangat biasa mengenakan pakaian ini terutama saat upacara atau kegiatan tradisi. Kimono yang dikenal sekarang ini berbentuk seperti huruf “T”, berupa mantel berkerah yang panjangnya sampai ke pergelangan kaki. Kimono untuk pria terdiri dari setelan atas-bawah, sedangkan kimono untuk wanita berbentuk baju terusan.
Kimono bukanlah sebuah pakaian yang mudah dikenakan apalagi disebut simple, ada tata cara khususnya lho, tidak sembarangan bahkan terkadang perlu seorang yang ahli untuk membantu mengenakannya, tata cara itu disebut Kitsuke. Untuk memakai Kimono tidak boleh asal, harus disesuaikan dengan keperluanya, singkat kata jenis-jenis kimono, hingga aksesori harus sesuai dengan acaranya.
Bahan Kimono sangat bernilai karena acap kali ditenun dan dijahit dengan menggunakan tangan (hand made) kebayang kan mahalnya? dan lagi Kimono ukurannya harus disesuaikan dengan orang yang mau memakainya sehingga harus pesan jika ingin memilikinya, jarang ditemui Kimono yang sudah jadi, tetapi Kimono modern ada juga kok toko atau butik yang memajangnya, sudah dalam keadaan siap pakai plus aksesorinya, tapi tidak dijamin bakal ngepas sama bodi kamu-kamu.
Untuk wanita Kimono dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu :

Tomesode
Tomesode adalah jenis kimono yang paling formal, umumnya berwarna hitam dan hanya dikenakan oleh wanita yang sudah menikah.
Furisode
Furisode adalah kimono formal untuk wanita muda yang belum menikah. Ciri khas Furisode pada bagian lengan yang sangat lebar dan menjuntai ke bawah. Bahan berwarna-warni cerah dengan motif mencolok di seluruh bagian.
Homongi
Homongi (bahasa Jepang: 訪問着, secara harafiah: baju untuk berkunjung) adalah kimono formal untuk wanita yang sudah menikah atau wanita dewasa yang belum menikah. Homongi dikenakan wanita yang sudah menikah untuk menghadiri resepsi pernikahan, pesta-pesta resmi, Tahun Baru, atau upacara minum teh.
Iromuji
Iromuji kimono semiformal yang bisa dijadikan kimono formal jika mempunyai lambang keluarga (kamon). Bahan umumnya tidak bermotif dan berwarna merah jambu, biru muda, kuning muda atau warna-warna lembut lainnya. Iromuji dikenakan untuk menghadiri pesta pernikahan atau upacara minum teh.
Tsukesage
Tsukesage adalah kimono semi formal untuk wanita yang sudah atau belum menikah. Tsukesage biasa dikenakan untuk menghadiri pesta pernikahan, pesta resmi, Tahun Baru, atau upacara minum teh yang sifatnya tidak begitu resmi.
Komon
Komon adalah kimono santai untuk wanita yang sudah atau belum menikah. Ciri khas pada motif sederhana yang kecil-kecil yang berulang. Komon bisa dikenakan untuk menghadiri pesta alumni, makan malam, bertemu dengan teman-teman, atau menonton pertunjukan di gedung.
Tsumugi

Tsumugi adalah kimono santai untuk dikenakan sehari-hari di rumah oleh wanita yang sudah atau belum menikah. Ciri khas Tsumugi pada bahan yang merupakan bahan tenunan sederhana dari katun atau benang sutera kelas rendah yang tebal dan kasar sehingga kimono jenis ini tahan lama. Pada zaman dulu, Tsumugi digunakan untuk bekerja di ladang.
Yukata
Yukata adalah jenis kimono santai yang dibuat dari bahan kain katun tipis tanpa pelapis yang dipakai untuk kesempatan santai di musim panas.

Kimono juga memiliki asesoris, yang sangat variatif, diantaranya :

Hakama
Hakama adalah semacam celana panjang yang dikenakan pria yang juga terbuat dari bahan berwarna gelap. Hakama berasal dari daratan Tiongkok dan mulai dikenal sejak zaman Asuka. Hakama umumnya dikenakan pendeta kuil Shinto . Di kalangan olah raga tradisional Jepang seperti Kendo dan Kyudo, Hakama dikenakan baik oleh laki-laki maupun perempuan.
Geta
Geta adalah sandal dari kayu yang mempunyai hak, dipakai oleh pria maupun wanita yang memakai Yukata. Geta berhak tinggi dan tebal yang dipakai oleh Maiko disebut Pokkuri
Junihitoe
Junihitoe adalah kimono 12 lapis yang dipakai oleh wanita Jepang zaman dulu di istana kaisar.
Kanzashi
Kanzashi adalah hiasan rambut seperti tusuk konde yang disisipkan ke rambut sewaktu memakai kimono.
Obi
Obi adalah sabuk dari kain yang seperti stagen yang dililitkan ke badan pemakai untuk
mengencangkan kimono
Tabi
Tabi adalah kaus kaki sepanjang betis yang dibelah dua pada bagian jari kaki untuk memisahkan jempol kaki dengan jari-jari kaki yang lain. Tabi dipakai sewaktu memakai sandal, walaupun ada Tabi dari kain keras yang dapat dipakai begitu saja seperti sepatu bot.
Waraji
Waraji adalah sandal dari anyaman tali jerami.
Zori
Zori adalah sandal tradisional Jepang yang bisa terbuat dari kain atau anyaman sejenis rumput (Igusa).
Pada perkembangannya Kimono sekarang seperti sudah menjadi sebuah ikon budaya Jepang, siapa yang mendengar kata Kimono pasti ingat negeri Sakura, bagaimana dengan Kebaya? mungkin suatu saat nanti Kebaya bisa menjadi setenar Kimono jika kita memperlakukannya seperti orang Jepang memperlakukan Kimono, tidak cuma sebagai busana tetapi juga sebagai simbol kehormatan.

Bantal Anti Ngorok

Vessel, sebuah produsen alat-alat kesehatan tubuh di jepang mempunyai sebuah bantal anti ngorok untuk orang-orang yang mempunyai kebiasaan ngorok di malam hari (salah atunya saya sendiri).

Cara kerjanya cukup pinter karena bantal ini bisa merekam suara ngorok si pengguna dan mempunyai sensor suara yang sensitif. Jika pengguna bantal ini meng-ngorok pada saat dia tidur, bantal ini akan bergetar kencang sehingga si pengguna akan sedikit terbangun. Ini lebih baik daripada membangunkan orang lain kan?

Mungkin suatu hari saya akan membeli produk ini,saya kan termasuk tukang ngorok ^_^

Natal di Jepang

Kamu tau gak kalo hari natal di Jepang tidak dijadikan hari libur?
Okey. Tanggal 25 Desember, orang-orang Jepang tetap bekerja seperti hari biasa. Pabrik-pabrik tetap berproduksi, toko-toko tetap buka dan para murid tetap bersekolah. Ini mungkin karena orang-orang yang beragama kristiani hanya 1%-2% dari total populasi Jepang,kan kalian semua pada tahu kalu Jepang tu memuja matahari ^_^
Tapi bukan berarti mereka tidak merayakan hari natal. Mereka tetap mempercantik mall-mall dengan pernak-pernik natal, mereka bahkan mendekorasi pohon natal di rumah dan mengadakan pesta bersama teman maupun keluarga. Terutama berkencan dengan kekasih tercinta!
Di setiap hari Natal,orang-orang Jepang selalu menghidangkan kue stawberry untuk merayakan hari Natal. Makanya gak heran kalo toko kue akan selalu banjir pembeli di bulan Desember.

Jepang

Jepang (bahasa Jepang : Nippon/Nihon, secara harfiah: "asal-muasal matahari") adalah sebuah negara di Asia Timur yang terletak di suatu rantai kepulauan benua Asia di ujung barat Samudra Pasifik. Pulau-pulau paling besar adalah, dari utara ke selatan, Hokkaido , Honshu (pulau terbesar), Shikoku , dan Kyushu . Beberapa pulau-pulau kecil berada di dekat keempat pulau ini, termasuk sebuah kelompok pulau-pulau kecil yang berada di sebelah selatan di Okinawa.

Jepun disebut Nippon atau Nihon dalam bahasa Jepang. Kedua kata ini ditulis dengan huruf kanji yang sama, yaitu . Sebutan Nippon sering digunakan dalam urusan resmi, sedangkan Nihon biasanya digunakan dalam urusan tidak resmi seperti pembicaraan harian.

Kata Nippon dan Nihon berarti "negara matahari terbit". Nama ini berasal dari utusan resmi negara China, dan merujuk kepada kedudukan relatif Jepang di sebelah timur benua Asia. Sebelum itu, Jepang dikenal sebagai Yamato . Wa digunakan di negara China pada zaman Tiga Negara.

Kata Jepang dalam bahasa Indonesia diturunkan dari kata Jepun, berasal dari bahasa Kanton, yang membawa sebutan Yat Pun.

Sebutan resmi Jepang dalam bahasa Jepang ialah Nipponkoku atau Nihonkoku, yang berarti "negara Jepang."


Zaman Klasik

Patung Buddha di Todaiji, Nara, yang dibuat pada tahun 752.Menurut mitologi tradisional Jepang, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM, yang memulai mata rantai kaisar-kaisar yang masih belum putus hingga kini. Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, untuk kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan anggota-anggota istana, para shogun, pihak militer, dan pada zaman modern, perdana menteri.

Bagian sejarah Jepang meninggalkan catatan dimulai pada abad ke-5 dan 6 Masehi, saat sistem tulisan Tionghoa, agama Buddha, dan kebudayaan Tionghoa lainnya diperkenalkan Baekje, sebuah kerajaan di Korea. Melalui Perintah Perubahan Taika pada tahun 645, Jepang memperkuat penggunaan kebudayaan-kebudayaan Tionghoa, dan menyusun ulang sistem pemerintahannya dengan mencontoh dari Tiongkok. Ini membuka jalan bagi kekuatan filsafat Konfusianisme Tionghoa yang dominan di Jepang hingga abad ke-19.

Periode Nara pada abad ke-8 menandai sebuah negeri Jepang yang kuat yang dipusatkan pada sebuah istana kekaisaran di kota Heijo-kyo (kini Nara). Istana kekaisaran tersebut kemudian pindah ke Nagaoka-kyo dan lalu Heian-kyo (kini Kyoto), memulai "masa keemasan" kebudayaan klasik Jepang yang dipanggil periode Heian.


Zaman Pertengahan

Zaman pertengahan Jepang dicirikan bangkitnya kelompok penguasa yang terdiri dari para ksatria yang disebut samurai. Pada tahun 1185, jendral Minamoto no Yoritomo adalah orang pertama yang menjadi penguasa pada saat yang bersamaan dengan Kaisar; dia berkuasa di Kamakura, di sebelah selatan Yokohama masa kini. Setelah Yoritomo wafat, klan ksatria lainnya Hojo, mengambil kekuasaan sebagai semacam adipati bagi para shogun. Keshogunan tersebut berhasil menahan serangan Mongol dari wilayah Tiongkok kekuasaan Mongol pada tahun 1274 dan 1281. Meskipun Keshogunan Kamakura ini terbilang stabil, tak lama kemudian Jepang pecah kepada faksi-faksi yang saling berperang dalam masa yang kemudian dikenal sebagai Zaman Negara-Negara Berperang atau periode Sengoku.


Sekelompok orang-orang Portugis dari periode Nanban, abad ke-17.Pada abad ke-16, para pedagang dan misionaris dari Eropa tiba di Jepang untuk pertama kalinya, mengawali periode "Nanban" ("orang-orang barbar dari Selatan") yang diisi pertukaran perniagaan dan kebudayaan yang aktif antara Jepang dan dunia Barat. Sekitar masa yang sama, Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu, makin memperkuat kontrolnya terhadap negara-negara berperang tersebut. Penanganan Nobunaga terhadap negara yang semena-mena dan otoriter membuatnya menjadi penguasa yang tidak disukai, meski kejeniusan militernya tidak dapat disangkal. Penjajahan terhadap Korea yang dilaksanakan Hideyoshi pada tahun 1592 juga membuat namanya tercemar dalam sejarah Jepang, khususnya setelah Jepang berhasil diusir pasukan Dinasti Ming dari Tiongkok dan angkatan laut Korea.

Tokugawa akhirnya mempersatukan negara setelah mengalahkan para musuhnya pada Pertempuran Sekigahara pada tahun 1600, dan memindahkan ibu kota ke Edo (kini Tokyo) dan memulai Keshogunan Tokugawa.

Keshogunan Tokugawa, yang curiga terhadap pengaruh misionaris Katolik, melarang segala hubungan dengan orang-orang Eropa kecuali hubungan terbatas dengan pedagang Belanda di pulau Dejima. Mereka juga menjadi lebih berhati-hati terhadap pedagang dengan Tiongkok, khususnya setelah suku Manchu menguasai Tiongkok dan mendirikan Dinasti Qing. Suku Manchu menguasai Korea pada tahun 1637, dan pihak Jepang takut akan kemungkinan invasi dari suku Manchu. Jepang karena itu menjadi bahkan lebih terisolasi lagi dibandingkan sebelumnya. Periode pengurungan diri ini berakhir dua setengah abad kemudian, pada masa persatuan politis yang dikenal sebagai periode Edo, yang dianggap sebagai masa puncak kebudayaan pertengahan Jepang.


Zaman Modern

Kekaisaran Jepang terdiri dari sebagian besar Asia Timur dan Tenggara pada tahun 1942.Pada tahun 1854, Komodor AS, Matthew Perry memaksa dibukanya Jepang kepada Barat melalui Persetujuan Kanagawa. Para samurai yang menganggap bahwa ini menunjukkan lemahnya keshogunan mengadakan pemberontakan yang berujung kepada Perang Boshin pada tahun 1867-8. Pihak keshogunan akhirnya mundur dan Restorasi Meiji mengembalikan kekuasaan kepada Kaisar. Jepang mengadopsi beberapa institusi Barat pada periode Meiji, termasuk pemerintahan modern, sistem hukum, dan militer. Perubahan-perubahan ini mengubah Kekaisaran Jepang menjadi kekuatan dunia yang mengalahkan Tiongkok dalam Perang Tiongkok-Jepang dan Rusia dalam Perang Rusia-Jepang. Hingga tahun 1910, Jepang telah menguasai Taiwan, separuh dari Sakhalin, dan Korea.

Awal abad ke-20 sempat menjadi saksi mata kepada "demokrasi Taisho" yang lalu diselimuti bangkitnya nasionalisme Jepang. Pada tahun 1936, Jepang menanda tangani Pakta Anti-Komintern dan bergabung dengan Jerman dan Italia untuk membentuk suatu aliansi axis. Pada tahun 1937, Jepang menginvasi Manchuria yang menyebabkan terjadinya Perang Tiongkok-Jepang (1937). Pada tahun 1941, Jepang menyerang pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, dan membawa AS memasuki Perang Dunia II. Setelah kampanye yang panjang di Samudra Pasifik, Jepang kehilangan wilayah-wilayah yang awalnya dimilikinya, dan AS mulai melakukan pengeboman strategis terhadap Tokyo, Osaka dan kota-kota besar lainnya serta pengeboman atom terhadap Hiroshima dan Nagasaki. Jepang akhirnya menyerah kepada pihak Sekutu pada 15 Agustus 1945.

Pendudukan Amerika secara resmi berakhir pada tahun 1952, meski pasukan AS tetap mempertahankan pangkalan-pangkalan penting di Jepang, khususnya di Okinawa. Jepang menggunakan konstitusi baru sejak tahun 1947, yang menetapkan negara tersebut sebagai negara demokratis pasifis. Setelah pendudukan tersebut, produk domestik bruto Jepang tumbuh menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia di bawah program pengembangan industri yang agresif, proteksionisme, dan penundaan pertahanan strategis kepada AS. Meskipun pasar saham sempat jatuh dengan tajam pada tahun 1990 dan negara tersebut hingga kini masih belum pulih sepenuhnya dari hal itu, Jepang tetap merupakan sebuah kekuatan ekonomi dunia dan akhir-akhir ini telah mulai bangkit sebagai kekuatan strategis dengan mengirimkan pasukan non-pertempuran ke Perang Teluk, upaya kemanusiaan PBB untuk membangun kembali Kamboja, dan invasi AS terhadap Irak pada tahun 2003.


Keluarga Kekaisaran

Jepang memiliki sebuah keluarga kekaisaran yang diketuai oleh seorang kaisar, yang juga merupakan kepala negara Jepang. Namun, ia hanya memainkan peranan dalam upacara-upacara istiadat dan tidak memiliki kekuasaan apapun yang berkaitan dengan pemerintahan negara. Kaisar Jepang merupakan lambang perpaduan negara dan rakyat Jepang.

kaisar pada masa ini adalah Akihito, kaisar yang ke-125. Ia naik takhta setelah ayahandanya Hirohito, mangkat pada 7 Januari 1989. Ia ditabalkan pada 12 November 1990. Anandanya, Putra Mahkota Naruhito, menikah dengan rakyat biasa, Masako Owada, dan dikaruniai seorang anak perempuan, Puteri Aiko.

Selasa, 03 November 2009

Festival Salju Sapporo (Sapporo Yuki Matsuri)

Festival Salju Sapporo (Sapporo Yuki Matsuri) adalah fesival salju terbesar di Jepang yang dilangsungkan setiap tahun di kota Sapporo,Hokkaido. Festival diadakan di awal bulan Februari,dan sejak tahun 2006 mengambil tempat di tiga lokasi,yaitu Taman Odori,Susukino,dan Taman Sapporo Satoland. Sekitar 2 juta wisatawan datang dari dalam dan luar negeri di Taman Odori yang merupakan lokasi utama dipamerkannya ukiran es (patung es) dan salju berukuran sangat besar. Diantaranya miniatur bangunan terkenal. Di tahun 2007 festival ini berlangsung dari tanggal 2-12 Februari.

Festival salju Sapporo pertama kalidiselenggarakan tahun 1950 oleh dinas pariwisata Sapporo dan pemerintah kota Sapporo dengan sponsor surat kabar lokal Hokkai Times.

Pada festival salju pertama,tinggi patung dibatasi 7 meter. Di festival keempat tahun 1953 batasan tinggi dihapus. Sejak saat itu pemerintah kota Hokkaido selalu meminjamkan alat-alat berat sehingga bisa dibangun ukiran es dan salju berskala besar.

Mulai destival kesepuluh tahun 1959,wisatawan dari luar Hokkaido mulai banyak berdatangan untuk melihat fedtival salju Sapporo,dan di tahun 1972 diadakan bersamaan dengan penyelenggaraan olimpiade musim dingin dan ikut diperkenalkan di luar negeri.

Sejak tahun 1974,festival dimeriahkan dengan lomba internasional seni pahat dan salju yang diikuti seniman pemahat dari berbagai kota besar di dunia.

Lokasi pameran patung di Susukino berasal dari acara lokal yang diadakan pertama kali pada tahun 1981. Dan baru menjadi bagian festival salju Sapporo tahun 1983.

Dari festival ke-41 tahun 1990 hingga festival ke-42 tahun 1992 festival salju Sapporo pernah dilangsungkan di empat lokasi,tapi di lokasi keempat ditutup karena sedikitnya jumlah pengunjung dari ukiran salju yang dipamerkan.

Di bawah ini ada contoh ukiran-ukiran salju yang dipamerkan di Sapporo Yuki Matsuri

Festival di Jepang

Festival di Jepang merupakan acara tradisional yang berhubungan dengan perayaan tertentu. Beberapa festival mempunyai asal-usul dari festival yang juga awalnya ada di China tetapi telah mengalami perubahan dramatis dengan tradisi lokal.

Beberapa malahan benar-benar berbeda yang tidak memiliki kemiripan dengan festival “aslinya” walaupun memiliki nama dan waktu yang sama. Terdapat pula beberapa festival lokal (seperti Tobata Gion) yang bahkan tidak diketahui di luar prefektur lain.

Masyarakat Jepang pada umumnya tidak merayakan Tahun Baru China~karena telah tergantikan oleh Tahun Baru Barat pada akhir abad 19~, tetapi warga China yang bertempat tinggal di Jepang masih merayakannya. Di Yokohama, terdapat pecinan terbesar di Jepang, dimana turis dari segala penjuru di Jepang datang untuk menikmati perayaan tersebut. Hal ini juga mirip dengan festival lampion di pecinan Nagasaki.

Festival biasanya terdiri dari satu atau dua acara utama, dengan stan-stan makanan, pertunjukan, permainan untuk membuat pengunjung tetap betah dan terhibur.

Matsuri berarti festival atau hari raya. Di Jepang, festival biasanya disponsori oleh kuil ataupun diadakan bukan yang bersifat kepercayaan. Biasanya setiap daerah memiliki setidaknya satu matsuri di akhir musim panas atau awal musim gugur, kadang berhubungan dengan panen.

Kita dapat menemukan stan-stan di sekitar matsuri yang menjual souvenir atau makanan seperti takoyaki, atau yang menyediakan permainan seperti menangkap ikan koki. Selain itu ada juga kontes karaoke, pertandingan sumo, dan hiburan-hiburan lain yang tersedia.

Berikut ini beberapa festival yang terkenal di Jepang


Festival Nasional

* Seijin Shiki (Senin kedua di bulan Januari)
Coming of Age Day
* Hinamatsuri (3 Maret)
Festival boneka ini mempunyai nama lain seperti Sangatsu Sekku (Festival Bulan 3), Momo Sekku (Festival Persik), Joshi no Sekku (Festival Gadis). Dikenal sebagai Festival Persik karena persik bersemi di awal musim semi dan disimbolkan sebagai keberanian dan kecantikan feminin. Anak perempuan memakai kimono terbaik mereka dan mengunjungi rumah temannya. Di rumah-rumah di tempatkan panggung berisi hina ningyo (boneka hina, sederet boneka yang mewakili kaisar, permaisuri, pelayan, dan musisi yang memakai pakaian kuno) dan sekeluarga merayakan dengan makanan spesial Hishimochi dan Shirozake.
* Hanami (akhir bulan Maret hingga awal April)
Berbagai festival bunga diadakan oleh kuil Shinto selama bulan April. Darmawisata dan piknik dilakukan untuk menikmati bunga, terutama bunga Sakura. Di beberapa tempat, menikmati bunga diadakan berdasarkan hari-hari tertentu yang tetap. Even ini yang paling populer selama musim semi selama bulan April
* Tanabata (7 Juli)
Disebut juga festival bintang. Aslinya berasal dari legenda China yang menceritakan dua bintang penenun (Vega) dan pengembala domba (Altair) dimana mereka berdua pasangan kekasih yang hanya dapat bertemu sekali dalam setahun pada malam ke-7 bulan ke-7 dimana tidak ada hujan dan banjir di Milky Way pada hari itu. Dinamakan Tanabata setelah gadis penenun dari legenda Jepang dipercayai dialah yang membuat baju untuk dewa-dewa. Warga Jepang biasanya menuliskan permohonan dan harapan asmara di selembar kertas berwarna dan menggantungkannya di ranting bambu bersamaan dengan ornamen-ornamen kecil.
* Shichi-Go-San: festival untuk anak-anak berusia 3, 5, 7 tahun (15 November)
Anak laki-laki berusia lima tahun atau tujuh tahun serta anak perempuan berusia tiga tahun dibawa ke kuil setempat untuk berdoa demi keselamatan dan hidup yang sehat. Festival ini dilakukan karena ada kepercayaan bahwa anak-anak pada usia tertentu bisa mendapat kesialan sehingga diperlukan perlindungan. Anak-anak biasanya mengenakan pakaian tradisional untuk acaranya dan setelah mengunjungi kuil banyak orang membeli chitose-ame (permen seribu tahun) yang dijual di kuil.
* O-misoka (31 December)
Masyarakat Jepang membersihkan rumah (Osoji) untuk menyambut tahun baru dan untuk menghilangkan pengaruh tidak baik. Banyak warga yang mengunjungi kuil Buddha untuk mendengarkan bel berbunyi sebanyak 108 kali ketika malam hari (joya no kane). Hal ini dilakukan untuk mengumumkan bahwa tahun lama telah dilewati dan tahun yang baru telah datang. Alasan kenapa dibunyikan 108 kali adalah karena penganut Buddha percaya manusia digoda 108 macam hasrat dan nafsu duniawi (bonno). Dengan tiap kali bunyi, satu hasrat dihilangkan. Menjadi adat juga bahwa memakan toshikoshi koba (mie melewati tahun) diharapkan bahwa seluruh keluarga mendapat keberuntungan layaknya sepanjang mie yang panjang.
* Oshogatsu (1-3 Januari, walaupun perayaan juga dilakukan selama bulan Januari)
Tahun Baru adalah even tahunan yang paling penting dan terperinci di Jepang. Sebelum Tahun Baru, rumah dibersihkan, hutang-hutang dibayarkan, dan osechi (makanan yang di baki untuk Tahun Baru) disiapkan ~atau dibeli. Osechi adalah makanan tradisional yang dipilih karena warna keberuntungan, bentuk, atau nama yang menarik dengan harapan untuk mendapatkan keberuntungan dalam berbagai segi kehidupan selama tahun yang baru. Rumah didekorasi dan hari libur dirayakan dengan berkumpulnya keluarga, mengunjungi kuil, dan menghubungi sanak famili dan sahabat. Hari pertama dari tahun (ganjitsu) biasanya dilewatkan bersama keluarga.
* Setsubun
Memasuki tiap musim (musim semi,musim panas,musim gugur,musim dingin)
* Ennichi
Pekan raya kuil (hari raya yang berkaitan dengan Kami dan/atau Buddha)

Cosplay (Kosupure)


Pada tau kan kalo Jepang itu gudangnya manga dan anime? Selain itu Jepang juga gudangnya pecinta manga dan anime yang disebut "OTAKU". Saking cintanya para otaku ini sama manga dan anime,menimbulkan fashion baru di kalangan otaku,yang disebut cosplay atau kosupure dalam lidah orang Jepang)

Apa sih cosplay itu? Cosplay adalah singkatan dari costume playing. Secara teknis,para otaku yang ber-cosplay berdandan persis seperti tokoh-tokoh manga dan anime idolanya. Pastinya seru banget kan ngeliat Sailormoon jalan bareng Kenshin atau Naruto yang asyik ngobrol sama Conan. Semua itu bisa terjadi di acara Cosplay!

Kostum tokoh manga atau anime yang aneh-aneh nggak menyurutkan niat para otaku untuk ber-cosplay. Malah saking semangatnya,ada beberapa otaku yang membawa lebih dari satu kostum dan berganti baju lebih dari satu kali dalam satu hari lho! Ada juga yang punya grup cosplay,misalnya grup cosplay

Sailormoon dan grup cosplay Tenipuri (Prince of Tennis). Bisa dibayangin gimana semangatnya mereka menunjukkan kecintaannya pada tokoh idolanya. Gimana dengan para otaku di Indonesia? Walaupun di Indonesia belum ada COSPASHOP (toko yang menjual kostum-kostum anime dan manga),tapi dengan segala keterbatasan itu para otaku Indonesia bisa mengeluarkan krdatifitasny,buktinya belakangan banyak acara yang menyertakan lomba cosplay dan kostum pesertanya juga gak kalah heboh dengan para otaku di Jepang sono lho!

Jadi,sudah siap ''berubah" jadi toktoh idolamu? Kosupure Shimashou!! ^_^


Hokkaido Pesona Jepang Utara

Hokkaido merupakan pulau terbesar kedua di Jepang setelah Honshu,yang merupakan paling utara di Jepang. Karena terletak di bagian utara,maka pulau tersebut diberi nama Hokkaido yang secara harfiah berarti Rute Laut Utara atau dalam bahasa Ainu (penduduk asli setempat) yaitu Mosir. Hokkaido dulunya bernama Ezo dan selat yang memisahkannya dari Honshu adalah selat Tsugaru. Meski terpisah oleh selat Tsugaru,tetapi Hokkaido dihubungkan oleh Honshu melalui terowongan bawah tanah (bawah laut) Seikan.
Kota terbesar di Hokkaido adalah Sapporo yang juga ibukota pulau tersebut dan Hokkaido adalah satu-satunya pulau di Jepang yang merupakan satu prefektur sebagai kesatuan dan memiliki 14 subprefektur,satu-satunya prefektur di Jepang yang memiliki hal tersebut. Suku asli Hokkaido adalah suku Ainu. Nama kota Sapporo pun berasal dari bahasa Ainu.

Minggu, 01 November 2009

Sony Ericsson & Motorola Secret Code

Sony Ericsson
1 .* # 06 # Displays IMEI number (International Mobile Equipment Identity).
2. * # 0000 or # 0000, their return to the English language.
3. >*<<*<* The service menu and the software version. Press Yes button repeatedly to see all the data software and press> to view all the text that are on the phone.

Motorola
1. * # 06 # Displays IMEI number (International Mobile Equipment Identity).
2. * # 303 # OK Change to the English language.
3. * # 300 # OK Displays the software version (SW and HW Version).
4. * # 301 # OK Test keypad.
5. 1234 OK Code default ponsel.
6. * # 311 # OK Changing default phone code.
7. *** 113 * 1 * OK Net Monitor ON.
8. ** 113 * 1 * OK Net Monitor OFF.
9. * # 304 # OK Set Off mode engineering.
10. * # 1998072 * 304 # OK Set On engineering mode.
11. * 307 * # OK Engineering test mode.
12. * # 400 # OK ADC val call.
13. 19980722 OK Master unlock code for phone and sim lock.
14. * # 0000 # OK Setting and restore.
15. * # 402 # OK Contrast
16. * # 305 # OK Location 1

Selasa, 27 Oktober 2009

Honshū


Honshū adalah pulau terbesar Jepang. Ia terletak di selatan Hokkaido, utara Shikoku di seberang Laut Dalam Negeri, dan timur laut Kyushu di seberang Selat Shimonoseki. Jika diukur dengan seluruh dunia, Honshu merupakan pulau terbesar ketujuh di dunia dan pulau terpadat kedua di dunia setelah Jawa.
Panjang Honshu sekitar 1.300 km dan lebarnya bervariasi antara 50 hingga 230 km. Total wilayahnya adalah 230.500 km², sekitar 60% total luas wilayah Jepang. Garis pantainya sepanjang 5.450 km.
Honshu yang bergunung dan banyak mempunyai gunung berapi sering dilanda gempa bumi (Gempa Bumi Besar Kanto pada September 1923 merusak Tokyo dengan berat); puncak tertingginya ada di Gunung Fuji (3.776 m) yang berapi dan masih aktif. Terdapat banyak sungai termasuk Sungai Shinano, sungai terpanjang di Jepang.
Jumlah penduduknya adalah 98.352.000 (pada 1990, 89.101.702 (1975)); kebanyakan bermukim di dataran rendah, terutama di Hamparan Kanto di mana 25% dari seluruh penduduk tinggal dan di sekitar Tokyo dan Yokohama. Kota lainnya termasuk Kyoto, Osaka, Kobe, Hiroshima, Sendai, dan Nagoya. Pulau ini biasanya dibagi menjadi lima daerah dan berisi 34 prefektur, termasuk Tokyo metropolitan.
Daerah-daerah tersebut adalah Chubu (tengah), Chugoku (selatan), Kanto (timur), Kinki (selatan, di atas Chugoku), dan Tohoku (utara).
3/4 dari kota-kota besar dan modern Jepang, termasuk 23 distrik khusus Tokyo, Yokohama, Osaka, Nagoya, Kobe, Kyoto, Akita, Sendai, Fukushima, Niigata, dan Hiroshima. Pusat budaya juga terletak di Honshu, seperti Kyoto (yang modern namun juga menyimpan bersifat kebudayaan), Nara, dan Kamakura.
Pulau ini juga memiliki daerah pertanian yang penting. Niigata dikenal sebagai produsen beras penting. Hamparan Kanto dan Nobi memproduksi beras dan sayuran. Yamanashi adalah daerah penghasil buah-buahan utama, dan Aomori terkenal akan apelnya.

Furoshiki


Mungkin kalau orang awam melihat furoshiki,bakal mengira benda ini adalah sebuah taplak meja. Memang bentuknya hampir mirip,tapi sebenarnya furoshiki bukanlah taplak meja. Furoshiki adalah alat yang biasa digunakan orang Jepang untuk membungkus barang bawaan. Misalnya buku,pakaian,buah,atau minnuman botol.
Furoshiki ini terbuat dari kain yang cukup lebar dan aman untuk dipakai. Maksudnya barang yang dibawa tidak akan jatuh dan tidak mudah kusut juga aman keberadaannya. Kalau tidak percaya coba bandingkan furoshiki dengan tas plastik buatan kita ^.^
Furoshiki banyak membantu para siswa di Jepang untuk membawa buku pelajaran mereka yang banyak. Tidak itu saja,orang-orang yang ingin berpergian jauh,sering menggunakan furoshiki untuk membungkus pakaian mereka. Atau mungkin kalian pernah melihat anime atau manga yang menggambarkan seorang dorobo yang membawa 'bawaan' di belakang lehernya. Nah,benda yang membungkus 'bawaan' itu adalah furoshiki! Banyak juga ternyata kegunaan furoshiki ^^
Meski saat ini sudah ada banyak benda yang dapat menggantikan furoshiki,tapi bagi orang Jepang furoshiki tetap yang terbaik.

Rabu, 14 Oktober 2009

SUKU AINU


Suku Ainu adalah penduduk asli Jepang. Menurut catatan sejarah,suku Ainu secara genetis dan peradaban budaya sangat dekat dengan suku Inuit (Eskimo) di kutub utara. Di Hokkaido-lah banyak terdapat suku Ainu. Suku yang unik dengang budaya yang mengandalkan alam sekitar namun memiliki adaptasi besar terhadap budaya luar,beda sekali denagan suku-suku di Indonesia yang masih primitif.
Rumah suku Ainu bernama 'kotan'. Pada zaman dulu 'kotan' biasanya berada di tepi sungaidi pesisir karena mereka menganggap di wilayah seperti ini banyak makanan yang tersedia apalagi Jepang terkenal denagan penghasil ikan terbanyak di dunia..
Sisa-sisa sejarah Ainu ditampilkan lewat sebuah perkampungan buatan. Hanya saja perkampungan buatan ini dikemas sama persis dengan catatan sejarah. Misalnya jajaran rumah beratap dan dinding ilalang di tepi danauyang lengkap dengan tata letak kandang binatangnya (anjing),teman berburu suku Ainu.
Memasuki areal kampung Ainu,terdapat sejumlah wanita dan pria menyambut dengan dandanan mereka yang khas. Penampilan mereka menimbulkan dugaan bahwa seperti inilah penampilan suku Ainu yang sebenarnya. Pria dan wanita Ainu berpakaian warna-warni. Pakaian mereka terbuat dari bulu burung,kulit beruang,anjing,bahkan ada juga yang berasal dari sisik salmon. Menurut mereka,pakaian suku Ainu ada yang berasal dari anyaman tumbuh-tumbuhan.
Jajaran rumah ilalang milik suku Ainu tak jauh beda dengan suasana beberapa kawasan pedalaman di Indonesia. Karena merupakan kampung buatan,maka tata letaknya pun lengkap.Ada rumah kepala suku,pengawal,rumah pertemuan,dan deretan rumah penduduk. Yang membedakan rumah satu dan lainnya hanya soal ukurannya. Rumah suku Ainu selalu berpintu satu dan menghadap ke arah barat,terdapat 3 jendela,2 di sisi timur dan satu mengarah ke selatan. Susunan rumahnya hanya berupa ruangan besar yang disekat-sekat. Penyekatnya berupa jajaran rumput atau ilalang kering tak lebih dari1,5 meter.
Melengkapi konservasi budaya Ainu,di perkampungan buatan tersebut berdiri The Ainu Museum. Ini satu-satunya bangunan berdinding tembok yang ada di dana. Dalam museum tersebut tersimpan semua perlengkapan yang menyertai kehidupan suku Ainu,mulai alat dapur,alat berburu hingga perhiasan yang melekat pada tubuh wanita Ainu. Sekilas sejumlah barang yang terpajang memang mengingatkan beberapa souvenir yang dapat dijumpai bila berwisata di Sulawesi maupun Lombok,seperti kalung dari bebatuan.

^_^

Hai semua! Salam kenal ya..
Ini adalah postingan ku yang pertama &yang bakal ku bahas pada bulan ini yang lain dan tak bukan adalah mengenai Jepang. Jepang adalah suatu negara yang mungkin sudah tidak asing di telinga kita. Jepang adalah macan Asia.

Saya sangat terobsesi dengan jepang karena di negara tersebut mempunyai hal-hal yang tidak bakal habis untuk kita bicarakan,mulai dari penduduknya yang ramah tamah hinnga kebudayaanya yang unik dan tak terhapuskan oleh jaman..
Sekian..